Selasa, 29 Desember 2009

Jumat, 25 Desember 2009

Tarbiyah Ulul Albab


PENGAMEN DAN PENGEMIS BERGERILIA

DI ALU-ALUN KOTA MALANG



Setiap orang pasti pernah merasakan lelah dan bosan dalam rutinitas keseharian.Untuk menghilangkan semua perasaan itu mereka perlu yang namanya refresinng.tempat-tempat hiburan adalah sasaran yang tepat bagi mereka yang hanya

bersenang-senang dan mecari hiburan,tetapi tempa-tempat seperti ini juga dimanfaatkan oleh pedagang,pengemis,pemulung serta pengamen untuk mengai nafkah demi kelangsungan hidup.

Salah satu tempat rekreasi yang hampir setiap hari dikunjungi adalah Alun-alun Kota Malang.letaknya yang begitu strategis mampu ,mmenggaet ratusan bahkan ribuan pengunjung.yang mana pengunjungnya adalah pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan dengan tujuan yang berbeda-beda.Para pengunjung yang ada di sana sangatlah beraneka ragam.

Bagi para pengunjung yang hanya ingin menghilangkan penap belaka,berkunjung ke alun-alun adalah suatu hal yang menyenangkan,namun bagi sebagian kalangaan masyarakat yang hidupnya susah,alun-alun adalah tempat dimana mereka bisa memperoleh rizki demi kelangsungan hidup mreka,seperti para pedagang,pengemis,pengamen,dan pemulung.

Disetiap sudut alun-alun tidak hanya dipenuhi pengunjung dari kalangan tertentu saja,namun alun-alun diwarnai dengan bermcam-macam kalangan,mulai dari kalangan borjuis,sedang, bahkan dari kalangan yang tidak mampu.

Sejauh ini pemerintah sudah mengupayakan agar para penngunjung di alun-alun mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dalamUUD yang mana prapengemis dan pengamen tidak diperkenankan berkeliaran di sekitar alu-alun,tetapi fakta yang ada masih banyak sekali pengemisdan pengamen yang masihmemenuhi setiap pojok alun-alun.

jika kami tidak di kasi kebebasan untuk mencadri nafkah maka kami tidak dapat bertahan hidup”.Dari kalimat itulah jelas bahwa masalah yang dihadapi oleh para pengemis dan pengamen adalah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka.mereka tidak ingin tergantung pada pemerintah tanpa harus bekerjabsendri siang dan malam.

Untuk itu perlu diadakan sosialisai kepada para pengemis,pemulung dan pengamen agar mematuhi peraturan-peraturan yang ada serta membri jaminan hidup atau pekerjaan yang layak.sosialisasi ini tidak hanya ditukan bagi mereka tetapi perlu juga disampaikan pada semua orang agar tidak selalu memenjakan para pengemis dan pengamen,jika hal ini dilaakukan maka mereka tidak akan memint-amianta lagi.


Malang,Desember 2009